SDGs ITPLN > Berita > SDG 03 - Good Health and Well-Being > KEGIATAN PKM : PEMANFAATAN TENAGA SURYA UNTUK PENYALURAN AIR BERSIH BAGI PESANTREN AT-THUMAANINAH KA

KEGIATAN PKM : PEMANFAATAN TENAGA SURYA UNTUK PENYALURAN AIR BERSIH BAGI PESANTREN AT-THUMAANINAH KA

Posted by: Admin SDGs
Category: SDG 03 - Good Health and Well-Being
TENAGA SURYA UNTUK PENYALURAN AIR BERSIH BAGI PESANTREN

Kecamatan Sajira merupakan kecamatan di Kabupaten Lebak Provinsi Banten yang terkenal karena pesantrennya. Salah satu pesantren dengan jumlah santri yang cukup banyak adalah Pesantren At-Thumaaninah. Pesantren dengan jumlah santri sebanyak 35 santri itu selama ini menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari penampungan air tadah hujan. Permasalahan muncul saat musim kemarau yang dapat berlangsung hingga 8 bulan di wilayah tersebut dimana penampung air menjadi kering karena tidak ada hujan. Akibatnya pengurus pesantren dan para santri harus berjalan sejauh 1 km agar dapat memperoleh air dari Sungai Cimangenteng. Sumber air bersih di wilayah tersebut selain dari air sungai adalah air dari tandon penampungan air sumur yang terletak 200 meter di bawah bukit. Karena letak tandon penampung yang lebih rendah daripada pesantren, maka tidak memungkinkan bagi pesantren untuk mengambil air dari tandon air tanpa dilengkapi dengan pompa penyedot air.

TENAGA SURYA UNTUK PENYALURAN AIR BERSIH BAGI PESANTREN

Menyikapi permasalahan penyediaan air bersih di Pesantren At-Thumaaninah tersebut, dosen-dosen Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan (FKET) Institut Teknologi PLN melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat pada tanggal 18 Juli 2020 dalam bentuk pemasangan pompa air tenaga surya untuk penyaluran air bersih bagi Pesantren At-Thumaaninah. Sumber air bersih diperoleh dari tandon penampungan air sumur. Pompa air dipasang di tandon penampung air sehingga dapat mendorong air bersih untuk disalurkan ke pesantren.

Tim PKM yang terdiri atas dosen FKET yaitu Adri Senen, Tri Wahyu Oktaviana Putri, Dwi Anggaini, dan Zainal Arifin serta dibantu oleh mahasiswa FKET yaitu Chandra Very Marbun dan Rafi Kurniatama Ramadhani memasang pompa air tenaga surya, panel surya, dan instalasinya selama 9 jam hingga akhirnya air mampu dialirkan ke pesantren. Slamet sebagai pengasuh Pesantren At-Thumaaninah mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan PKM berupa pemasangan pompa air untuk penyaluran air bersih ke pesantren. Selain mempermudah santri untuk memperoleh air guna keperluan ibadah, pompa air yang digunakan pun tidak memerlukan biaya listrik karena memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energinya.

Sumber : Sinergimas itpln

Author: Admin SDGs
id_IDIndonesian